BREAKING

Senin, 25 Januari 2016

Pendengar dan Pelaksana Kehendak Allah

   

Selasa 26 Januari 2016 - Pekan Biasa III (H) 

Text Perikop Kitab Suci:  

Bac. I:  2 Sam.6:12b-15.17-19

Mazmur 27:7.8.9.10;R:8a

Injil: Mrk. 3:31-35


Mrk 3:31 Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.
Mrk 3:32 Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.”
Mrk 3:33 Jawab Yesus kepada mereka: “Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?”
Mrk 3:34  Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Mrk 3:35 Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

Renungan

Manusia boleh merencanakan, tapi Tuhan-lah yang menentukan. Sumber segala berkat dalam kehidupan berasal dari Allah. Ingat terhadap Allah dan hukum-hukum-Nya mendatangkan sukacita dab berkat. Lupa akan Allah dan hukum-hukum-Nya mejauhkan kita dari segala berkat dan kegembiraan. Orang Israel, khususnya sisa kecil yang setia, selalu ingat akan Allah dan hukum-hukum-Nya. Mereka diperkenankan memasuki tanah terjanji. Siapa sesungguhnya bangsa pilihan? Bangsa yang setia dan melaksanakan Perintah Allah menjadi bagian dan bangsa pilihan Allah.

Yesus mengatakan kepada para pendengar-Nya bahwa Ia hadir ke dunia untuk segala bangsa. Ia datang bukan hanya untuk keluarga-Nya, juga bukan hanya untuk orang-orang Israel, tetapi untuk segala bangsa dan segala zaman. Kehadiran dan pewartaan-Nya ditujukkan untuk semua orang yang menghendaki damai sejahtera dan keselamatan. “ Siapa saja yang melakukakn kehendak Allah, “ tandas Yesus, “dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudari-Ku perempuan, dialah Ibu-Ku”.

Apakah kita sudah berusaha menjadi saudari perempuan, saudara laki-laki, dan menjadi Ibu Yesus? Kebahagiaan kita tak akan abadi, dan sia-sia semua apa yang kita miliki saat ini, jika Tuhan tidak hadir dan tinggal di dalam diri kita, dalam keluarga dan komunitas kita.

Ya Allah, bukalah hati dan pikiranku agar siap sedia menjadi pelaku firman dalam hidup dan karyaku setiap hari. Amin.

About ""

Di antara keluarga-keluarga rohani yang dibangkitkan oleh Roh Kudus di dalam Gereja, Keluarga Fransiskan mempersatukan semua anggota umat Allah, kaum awam, para religius dan para imam,yang merasa terpanggil untuk mengikuti Kristus seturut jejak langkah Santo Fransiskus dari Assisi (AD I:1).

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 OFS Regio St. Konrad Nias
Design by: FBTemplates | BTT